Senin, 21 Juli 2014

What Zen Thinks about Cowboy Bebop Series and Movie? (Anime)

Atas desakan dari Reviewer favoritku, Chris Stuckmann.  Akhirnya aku putuskan marathon nonton Cowboy Bebop... Seri dan juga movienya.



Cowboy Bebop menceritakan kisah tentang sebuah grup cowboy/cowgirl Bounty Hunter di angkasa.  Mengambil setting tahun 2070 dimana bumi sudah dalam keadaan parah, orang-orang sudah lumrah untuk tinggal di luar angkasa.

Cowboy Bebop adalah sebuah tim yang awalnya hanya terdiri dari Spike dan Jet.  Sepanjang cerita mereka bertemu dengan Faye dan Ed.  Mereka tinggal di sebuah kapal induk milik Jet dan Jet juga yang jadi kokinya.

di series-nya Cowboy Bebop bercerita tentang mereka mencari kriminal-kriminal dari acara Big Shot : Bounty Hunter di TV.


Kemudian mereka mencari kriminal tersebut dan membawanya ke polisi dalam keadaan hidup. Ini sebenarnya masalah paling sering mereka harus hadapi.  Sebab sulit membawa penjahat kelas kakap dalam keadaan hidup-hidup.

Keadaan Bebop selalu miskin/punya masalah keuangan. Mereka kadang tidak mampu beli makanan.  Biasanya ini disebabkan tidak ada orang yang mereka bisa tangkap. Itulah premis dari Cowboy Bebop.



Kita mulai dari artwork Cowboy Bebop, walau terbit tahun 1998 oleh Sunrise.  Kualitas gambar anime ini bisa dibilang sangat bagus.


Gambar karakter pun terkesan berbeda dari anime kebanyakan.  Bentuk tubuh mereka proporsional (tidak ada yang tampak lebay) dan karakter-karakternya pun meluas.  Ada karakter oriental, barat. bahkan timur tengah.

Mereka tidak menggunakan hal-hal sok future seperti holografis yang melayang-layang jika tidak berhubungan dengan plot.  Ponsel mereka bahkan masih sangat besar dan memakai tombol.  Hidup di luar angkasa pun tidak membuat anime ini jadi sok starwars dimana laser beam dimana-mana digunakan.  Mereka masih menggunakan pistol biasa pada mayoritas action-nya.


Animasinya pun untuk standar tahun tersebut sangat fluid dan enak dipandang.

Mari kita lanjut ke story-nya.  Cowboy Bebop punya storyline utama yang menarik.  Namun, itu benar-benar kelihatan di Episode 5 ke atas.  Setiap episode tidak selalu terhubung dengan plot utama, namun tidak juga terlalu banyak memberikan filler episode.  Cerita utamanya berhubungan dengan masa lalu karakter itu sendiri.  Siapa itu Spike, apa yang dia lakukan di masa lalu, Siapa Faye dan apa yang dia lakukan di masa lalu.  Mayoritas seperti itu dan berhubungan dengan apa yang terjadi di masa saat itu.



Setiap karakter punya masa lalu yang menarik untuk diikuti, masing-masing punya masa lalu yang kuat yang membentuk karakter mereka masing-masing.  Sayangnya, justru dari semua karakter di anime ini yang dijelaskan masa lalunya, justru masa lalu Spike adalah yang paling blurry, tidak ada satu episode pun yang fokus menceritakan siapakah Spike di masa lalu, hanya kilasan-kilasan saja.

Aku tahu, semakin misteriusnya karakter sebenarnya makin menarik. But, come on... Sampai akhir cerita memang banyak hal yang kita tahu soal Spike, namun saya ingin tahu lebih dalam terutama romantika dia dengan Julia.


Mereka seharusnya jadi plot utama dalam anime series ini, namun saya tidak begitu care... alasannya jelas karena bagaimana cinta mereka bersemi tidak ditampilkan secara lumrah agar kita infested emotionally dengan mereka.

Berbanding terbalik dengan Vicious, our Main Villain ini lebih baik dibuat misterius.  Seperti Joker di The Dark Knight, dia tidak perlu diceritakan secara gamblang, tapi itu justru bikin karakter ini menarik.  Dia manacing, sadis, dingin dan juga sangat ambisi dengan tujuan dirinya.  Sebagai tempat yang bersetting di masa depan, Vicious tetap bertarung dengan katana-nya



Selain itu ada beberapa episode filler yang tidak memberikan konklusi apa-apa sepanjang cerita. Bahkan untuk Joke Episode sekalipun, bagi saya episode ini sangat pantas dibuang dari serinya.


Faye, Jet dan Edward pun sangat menarik story mereka masing-masing.  Setiap karakter punya masa lalu kelam dan karakter mereka unik masing-masing.  Faye yang cantik, tapi terbelit utang, Jet yang sangar tapi jadi koki  dan berhati lembut, Edward yang aneh, tomboy, dan juga ahli hacker.


Hanya saja di antara mereka semua, Edward jelas yang paling nyentrik dan unik.  Sebab dia adalah seorang cewek, namun lambat bagi saya untuk tahu dia adalah cewek, lihat darimanapun dia tidak punya sisi cewek sama sekali. Dia tomboy dan rata... benar-benar rata. Edward dekat dengan anjing yang ditemukan di Episode 2 yang diberi nama Ein.

Musik dalam anime series ini bisa disebut salah satu anime dengan musik yang sangat memorable.  Tidak ada musik dari anime ini menggunakan bahasa Jepang.  Opening dari Anime ini yang berjudul Tank pun kini jadi musik yang paling sering saya putar.  Thanks to Yoko Kanno...


Beberapa hal yang saya komplainkan dalam Anime Series ini seperti yang saya bilang tadi, ada satu episode yang bagi saya sangat tidak perlu, cerita soal Spike dan masa lalunya yang kurang di eksplor.  Juga Final Battle-nya bagi saya tidaklah memuaskan.

Cowboy Bebop bisa dibilang sebagai anime yang jadi pintu masuk orang-orang terhadap Anime, Landmark Anime. Alasannya sangat jelas, anime ini sangat general dan bisa dinikmati oleh siapapun secara universal.  Ceritanya yang enak diikuti, karakter yang unik, musik yang sangat memorable.  Cowboy Bebop adalah anime dengan standar Hollywood.  Tidak aneh anime ini cukup diharapkan muncul dengan format Live Action.

Karena itu Cowboy Bebop Make You Want Through This Again.



Mari Kita lanjutkan ke Movie-nya.

Cowboy Bebop The Movie : Knocking on Heavens Door (2001)



Movie ini adalah Midquel dari Anime Seriesnya.  Ceritanya adala Spike dan kawan-kawan harus memburu seorang bernama Vincent yang berniat ingin menyebarkan sebuah virus Nano Machine yang sangat berbahaya.


Kalian bisa nonton movie ini tanpa tahu apapun soal apa yang terjadi di Series.  Sebab premisnya sudah cukup untuk membuat penonton masuk ke dalam movie-nya.  Karakter Vincent sendiri bisa dibilang adalah seorang Psikopat yang tidak tahu alasan kenapa dirinya begitu ingin membunuh banyak orang.  Dia hanya merasa itu adalah sesuatu yang harus dia kerjakan.

Di dalam movie ini ada karakter lain bernama Elektra yang punya peran besar di dalam plotnya.  Sempat ada ketertarikan antara dirinya dan Spike.  Namun sebenarnya dia punya twist sendiri.

Tagline movie ini : They Are here to save the world, but not for free.  Merupakan pegangan Spike bahwa mereka mau hentikan Vincent dengan alasan kepala Vincent berharga 300 Juga Wuloong (Mata uang di sini)

Kelebihan dari movie ini adalah plot yang sederhana, karakter yang menarik, Villain yang juga kuat dan berbahaya dengan back story yang juga mengesankan.  Namun, Back Story dia rasanya amat mirip dengan Back Story salah satu karakter di Anime Seriesnya.  Final battle-nya pun seru, lebih seru dari di Anime Series.

Animasi juga lebih baik dari anime Series, terkesan lebih fluid. Musiknya tetap keren dan berkesan.

Simply, jika kalian tidak mau habiskan waktu nonton 26 Episode Cowboy Bebop, coba nonton movie-nya 2 Jam tapi sangat memuaskan.

That's Why, I say This Movie is...


Karena movie ini bisa lepas dari Anime Series-nya (Stand Alone Movie) ceritanya bagus dan juga tidak ada adegan yang rasanya tidak berguna di dalam movie.

Terima kasih sudah membaca review ini. Sampai jumpa hingga saya memikirkan sesuatu hal yang lain lagi.

1 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus