Jumat, 03 Mei 2013

What Zen Thinks about Seperti Bintang (Novel)?

Hari ini saya benar-benar lelah karena harus mengurus SIM A dari jam 9 pagi sampai jam 6 sore, tapi selama menunggu saya berhasil menyelesaikan membaca Novel Seperti Bintang.



Seperti Bintang
Regina Feby
Editor : Indah S. Pratidina
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama 2005

It's Old, but Gold.
Novel Seperti Bintang adalah sebuah tatanan kisah yang menarik yang nyaman dibaca dari awal sampai akhir bagi siapapun yang menyukai teenlit.  Well, walau novel ini lama, tapi aku masih menemukannya di toko buku, saya membelinya setahun lalu dan baru saya baca sekarang.  For some reason I feel like do some sins...

Ceritanya sendiri adalah klasik persahabatan ala teenlit Indonesia. Empat sahabat yang bakal lulus SMA dan akan terpisah karena kuliah di berbeda-beda tempat, ada yang di Bandung, Jakarta, bahkan sampai ke Amerika.  Empat karakter punya sifat unik dari Mandy (namanya juga Mandy jadi dia suka mandi di kolam renang.  Ortunya sudah menyiapkan semua ternyata) seorang atlit renang yang kerjanya nyemplung air saat bangun dan sebelum tidur, Lala yang cerewet luar biasa, April yang tu-la-lit dan over lola, sementara Niken yang disebut-sebut sebagai cewek perfect.

Mereka mau melakukan semacam perjalanan ke sebuah tempat sebelum mereka pisah, mereka ingin melakukan semacam sesuatu yang tidak pernah mereka lakuin sebelumnya.  Akhirnya sebuah ide gila muncul, mereka mau ke Bali dari Jakarta naik mobil lalu naik Ferry.

Awalnya pasti sulit menerima ajakan tersebut.  Beberapa teman mereka yang punya masalah masing-masing.  Akhirnya mereka tetaplah menerima ajakan tersebut demi lari dari kenyataan, pertama Lala yang lari karena ortunya akan bercerai, Mandy yang sudah muak dengan air, Niken yang marah sama pacar rahasianya karena diduga selingkuh.

Sepanjang perjalanan, mereka menikmati tiap detik perjalanan mereka.  Sampai akhirnya masalah terjadi, saat rahasia mereka semua terbongkar dan membuat liburan mereka kacau balau.

Itu semua bukan spoiler, bahkan kalian bisa baca semuanya di bagian belakang buku.  Jadi di belakang buku, sudah membeberkan main plot.  Entah itu bagus atau tidak, for me rasanya agak sebel karena sudah begitu banyak inti cerita yang dibeberkan, membuat saya jadi agak kurang menikmati twist yang ada.

Aku cukup betah menikmati jalinan cerita yang ada, dari karakter yang kuat dari setiap karakter yang ada, juga kisah cinta antar karakter cewek dan cowok juga bagus, bahkan ada karakter yang melakukan friendzone karena dia karakter yang over tulalit dan telat sadar sama semua keadaan yang ada.

Salah satu yang bikin saya benar-benar menikmati jalan cerita dari awal sampai akhir walau tanpa twist berarti dan plot yang terkesan klise.  Adalah gaya bahasa dan joke-joke khas anak muda yang menarik.  Interaksi antar karakter terkesan natural dan benar-benar nyaman dibaca.

Plot terkesan amat gampang tertebak.  Empat cewek, punya rahasia masing-masing, punya masalah.  Lalu klimaks dimana semuanya marahan dan persahabatan mereka nyaris hancur, lalu mereka baikan dan semua baik-baik saja.  Klise tapi menarik.  Tidak ada twist-twist yang memorable, semuanya malah sudah dijelaskan di sinopsis di belakang buku. Andai tidak dijelaskan, mungkin akan lebih kuat kesan twist-nya.

Jadi apa lagi yang memikat dari novel ini?  Aku akan bilang adalah jalinan romance-nya.  Dari Niken dengan kekasihnya, Mandy yang secara tidak disangka punya pengagum tersembunyi, Apa lagi April dan Ivan selalu mengundang tawa.

So, not much to say.... But, this is a good teenlit.  Judulnya Seperti Bintang akan dijelaskan filosofinya di ending.  Find it out!

Sudah saatnya Final Verdict untuk Seperti Bintang adalah 7/10 walau bagiku novel ini punya plot yang tergolong biasa, tetap enjoyable.  terutama bagi kalian yang suka cerita teenlit.  Ini bisa jadi bacaan bagus.

Terima kasih sudah membaca sampai jumpa sampai saya memikirkan sesuatu yang lain lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar