Minggu, 07 September 2014

What Zen Thinks about AVGN The Movie? (Movie)

Movie yang dibuat oleh fans dan untuk fans. Hum, kalau tidak salah slogan pemerintahan kita begitu ya...


AVGN The Movie merupakan movie yang dikerjakan langsung oleh James Rolfe, di sutradarai oleh James Rolfe bersama Kevin Finn.
Sebelum kita masuk ke review, bagi kalian yang sudah tahu siapa AVGN, maka saya tidak perlu jelasin panjang-panjang. Tapi, bagi kalian yang tidak tahu siapa AVGN, dia adalah seorang pelopor full rage review untuk game-game klasik era Nintendo, Sega, bahkan sebelum-sebelumnya... mayoritas. Walau dia ada review game PS1...



Kita mulai dari Story.

Movie ini adalah sebuah jawaban dari request review yang sudah dinanti-nanti oleh fans AVGN di seluruh dunia. Yaitu, review ET dari Atari 2600 game yang punya reputasi sebagai worst game in video game history.  Namun, movie ini bawa reputasi itu bersama dengan legenda Atari tentang game ET menjadi sebuah konspirasi yang bahkan mengkaitkannya dengan Area 51.

Dari segi story, AVGN sudah tampak aneh, beda, juga random.  Sepanjang cerita, dari satu adegan ke adegan lain dipenuhi dengan referensi dari episode-episode nerd yang ada di YT (silahkan di cek sendiri).  Story yang dibuat oleh AVGN memang bisa sangat kacau, tapi tetap entertaining.  Banyak twist terjadi dibuat untuk sebagai lelucon semata.  Seperti... (Spoiler) itu... :D

Movie ini penuh dengan cameo dan memang sudah sepantasnya demikian. Jangan samakan dengan movie casper, oke... movie ini memang diperuntukan untuk itu.


Akting di movie ini harus saya bilang sangat over the top, namun di situlah charmingnya.  Movie dengan standar indie seperti ini, kita tidak perlu pasang ekspektasi akting semacam oscar worthy.

James Rolfe tetap menjadi AVGN yang kita kenal di sini.  Bahkan di awal cerita, menunjukkan AVGN melakukan review-review pada game-game seperti yang fans tahu.  Sementara dua karakter lain yaitu Cooper yang diperankan oleh Jeremy Suarez (no bite.,.) performanya di dalam movie ini tidaklah memorable dan juga dia tidak banyak lakukan punchline yang bisa membuat saya tertawa.  Tapi, Mandi yang diperankan oleh Sarah Glendening berperan cukup baik di sini, bahkan dia ada lakukan action scene...

Salah satu yang harus saya kasih acungan jempol adalah peran si Villain General Dark Onward (Obvious villain name) yang diperankan oleh Stephen Mandel bermain sebagai villain yang lucu di sini.  Motivasi dia menjadi villain pun cukup jelas, sebagai seorang general dia begitu sering blunder-blunder konyol yang mengundang tawa.

Jika kalian melihat trailernya, movie ini memakai efek-efek primitif seperti movie Godzilla lama.  Dimana mereka tidak begitu memakai CGI, mereka memakai kostum, Green screen, dan menggunakan miniatur.  Untuk kita yang sekarang sudah terlalu dimanjakan oleh CGI, movie ini bisa membawa kita ke era nostalgia.  Semua efek dikerjakan dengan clever dan juga unik justru menjadi sebuah lelucon yang membuat saya terpingkal-pingkal.  Yeah, it's look fake, but also funny.


Di era CGI sekarang dimana orang-orang sudah menonton efek komputer semata, tapi tidak benar-benar ada di sana, Movie ini justru mengambil rute ini, entah karena kurang budget, atau karena mau membawa kesan nostalgia, tapi saya tidak ada komplen soal ini.

Movie ini jika saya melihatnya sebagai movie yang serius, saya punya banyak problem di sini.  Tapi, karena movie ini memang bukan tipe untuk kita lihat secara serius, so this movie you can fully enjoy it if you turn your brains off.

Sekarang movie ini bisa kalian saksika di Vimeo on demand.

Watch AVGN Movie

Karena itu untuk fans seperti saya, AVGN Movie is... Worth Your Time, Enjoy your time with it. Tapi untuk non fans saya akan bilang, It's Good to Time Wasting.

keterangan Grade.

nilai 1-2 saya akan sebut This will torture your soul to the damn ini artinya apapun yang saya review adalah karya yang amat buruk dan jika kalian maksa buat mainin, nonton, ataubaca akan merusak jiwa kalian.

Nilai 3-4 saya akan sebut Just forget about this and continue your life without it Ini adalah sebuah karya yang tidak pantas diingat dan sebaiknya lupakan karena tidak berartialias buang-buang waktu untuk dilirik.

Nilai 5-6 Saya akan sebut It's good to time wasting artinya kalian bisa menikmati hal ini jika ga ada kerjaan, tidak ada tugas, hanya buat main-main dan tidak ditanggapi serius.

Nilai 7-8 Saya akan sebut This is worth it, Enjoy your time with it! Dengan kata lain karya ini pantas untuk kalian nikmati dan pantas kalian gunakan waktu kalian untuk merasakannya.

Nilai 9-9,5 Saya akan sebut You want through this again! Ini saya maksudkan bahwa karya ini pantas kalian baca lagi, nonton lagi, mainin lagi alias punya high replay value.

Sekarang untuk nilai tertinggi 10 saya akan sebut AMAZEPIC (It's Amazing because it's Epic) ini jelas sebuah karya yang menurut saya benar-benar pantas kalian nikmati dan sangat memorable.  Dapat nilai 10 bukan berarti karya ini flawless.  Tapi, saya cuma menegaskan bagian hal keren dari karya ini jauh lebih banyak dibanding yang jeleknya/flaw-nya.  Ibarat 11 hal bagus dan 1 hal jelek.

Terima kasih sudah membaca review ini sampai jumpa hingga saya memikirkan sesuatu yang lain lagi.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar