Jumat, 29 Maret 2013

What Zen Thinks about My Lovely Gangster?

Mayoritas orang-orang mengenal nama Putu Felisia sebagai penulis Crime Romance dan salah satu penyebabnya adalah novel ini.


My Lovely Gangster
Putu Felisia
Diterbitkan oleh Media Pressindo
Sampul oleh Julian

Plot utama di sini adalah Eri terjebak di dalam dunia mafia karena secara tidak mengejutkan, ternyata sang mendiang Ibu angkatnya adalah istri seorang mafia bernama Maximus.  So, mau tidak mau Eri yang seorang gadis biasa yang tidak punya keistimewaan apa-apa masuk ke dalam dunia mafia dan harus berurusan dengan orang-orang Yakuza.  Kemudian karena hanya berkomentar tentang Kuga Eri harus terjerat oleh Kuga yang menginginkannya, sementara Eri sendiri jatuh cinta pada Sky.

Sebenarnya yang paling menarik dari novel ini adalah betapa bagusnya sang penulis memperlihatkan atmosfer dari dunia mafia, di mana orang-orang yang bertindak seenaknya, yang paling kuat dialah yang menang. Perebutan tahta, wanita, juga uang.  Benar-benar menunjukkan seperti itulah dunia mafia tersebut.  Itu adalah suatu kelebihan dari novel.

Mari kita fokus ke hal lainnya.  Novel ini bergenre Crime Romance, jadi kita harus juga melihat aspek romansa-nya.  Salah satu kelebihan dari sang penulis dari setiap karya-karya Crime Romance-nya adalah merancang karakter badass yang bener-bener bikin cewek meleleh.  Yaitu Kuga, cowok playboy ini awalnya saya sangat benci nih cowok. Dia benar-benar semena-mena. Dimatanya cewek adalah mainan yang akan dia dapat selama dirinya punya ketenaran dan juga uang.

Namun, berbeda bagi Eri.  Eri justru amat jijik padanya, karena Kuga memang terus menyiksa batinnya, memperlakukannya sesuka hati, bahkan melakukan tindak pelecehan seksual seenaknya!  Inilah kenapa aku benci Kuga di awal cerita. Namun, semakin akhir... justru saya amat merasa bahwa Kuga karakter yang keren... terutama saat chapter Cemburu, saya malah merasa melihat cerminan diri saya pada Kuga.

Kisah berjalan cepat, mengingat novel ini tidaklah terlalu tebal, punya arah plot yang jelas, lalu final fight juga cukup memuaskan.  Ending yang menarik, namun tidak ada twist yang begitu mengesankan, yang paling aku suka dari Novel ini adalah romansa dan karakterisasinya.

Kuga seorang playboy yang semena-mena tapi menunjukkan sisi lelaki yang luar biasa.  Yaitu berani melakukan apapun untuk melindungi kekasihnya.




Sky yang berusaha melindungiyang dia cintai tapi dengan cara menjauhkannya dari masalah.
Eri yang sebenarnya tidak punya apa-apa yang istimewa, namun dia berani melawan sang Ketua Yakuza
Jade Judy cewek tomboy yang ahli bertarung, namun penyayang.

Alasan-alasan terjadinya rival dan saling benci antar karakter jelas, dan tidak meninggalkan plothole.  Porsi antara dunia mafia dan juga romansa-nya saya rasa cukup pas.  Justru penyebab kenapa novel ini menarik adalah rayuan-rayuan dari Kuga yang terkesan elegan.

Saya suka bagaimana cara dia meluluhkan hati Eri yang awalnya benci sampe jadi tergila-gila padanya.

Kuga dan Eri

So Saya tidak banyak komentar.  Intinya jika tertarik dengan romansa dunia mafia, ini adalah salah satu pilihan yang tepat. 

Final Verdict dari My Lovely Gangster adalah 7/10.  It's great novel.

Sampai jumpa.  Kita ketemu lagi saat saya memikirkan sesuatu yang lain lagi.

:D


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar